Tampilkan postingan dengan label luar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label luar. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Maret 2014

Ditolak Penerbit Lokal Novel Mahasiswa Ini Laris Di Luar Negeri



Satu lagi novel terbaru bikinan anak muda Indonesia yang sempat novelnya di tolak berkali-kali oleh penerbit lokal. Novel ini di beri judul “Chronicles of The Fallen:Rebllion” karya Aya Lancaster (23), mahasiswa yang sedang duduk di bangku kuliah ini sekarang ia kuliah di Institut Teknologi Harapan Bangsa, Bandung, setelah beberapa kali novelnya di tolak oleh penerbit lokal akhirnya novel ini di terbitkan di Inggris dan di edarkan di kawasan Eropa.
“Buku ini pertama kalinya di luncurkan pada bulan Oktober 2011. Diedarkannya di Inggris, cetaknya di Amerika,” kata Aya Lancaster, di sela-sela acara diskusi bukunya di Bandung.
Dia mengatakan, sebelumnya novel itu di tolak oleh banyak penerbit lokal. “waktu itu saya sodorkan novel ini ke penerbit di Indonesia malah di tolak. Saya malah sempat di pingpong oleh beberapa penerbit hingga pada akhirnya mereka bilang ke saya bahwa mereka tidak tertarik dengan novel saya ini,” kata Aya.
Menurut dirinya, alasan penerbit Indonesia menolak novel perdananya tersebut mungkin karena belum terbiasa dengan ide atau ceritanya. “Kenapa ditolak, mungkin karena mereka bilang ceritanya agak belum biasa kalau untuk diterbitkan di Indonesia, karena tokoh utamanya itu iblis perempuan. Padahal buku ini bukan seperti yang mereka maksudkan,” kata Aya.
Ditolak oleh penerbit lokal tak mematahkan semangat Aya, mahasiswa Jurusan IT di Institut Teknologi Harapan Bangsa. “Saya disarankan oleh teman saya untuk menawarkan novel saya ini ke penerbit luar dan memang penerbit luar malah menerima dan mau menerbitkan novel saya,” kata Aya.
Saat ini, menurut dia, novelnya itu sudah beredar di Eropa, seperti Inggris, Jerman, Prancis, Italia, Jepang, dan negara tetangga Singapura, serta Amerika Serikat.
Novel itu sudah mendapatkan resensi dari majalah Reader’s Digest. Novel tersebut bercerita tentang sisi lain dari hubungan malaikat dan iblis. “Ceritanya cinta, persahabatan, dan peningkhianatan. Tapi kalau mau ditarik lagi, intinya Tuhan itu tidak ada yang ngalahin,” kata Aya.
Novel ini bisa dipesan amazon.com, ebay.com dan toko buku tertua di Inggris “Barnes and Noble”. Aya menuturkan, peluncuran novel setebal 448 halaman tersebut di Indonesia akan dilakukan di Jakarta dan Bali dalam waktu dekat.
ReadFull Article ..

Sabtu, 01 Februari 2014

Dua Warga Asing Dirogol Dipaksa Lakukan Seks Luar Tabii



Dua Warga Asing Dirogol, Dipaksa Lakukan Seks Luar Tabii
KOTA BHARU : Percutian dua warga Switzerland bertukar tragedi apabila mereka dirogol dua lelaki tempatan yang berpura-pura membantu mendapatkan perkhidmatan di sebuah agensi pelancongan, di sini, Rabu lalu.
Mangsa, Mirjam Tuena, 25 dan Mechele@ Weber 25, dipercayai tiba dari Pulau Perhentian, Terengganu kira-kira jam 2.20 petang, sebelum menyelesaikan urusan visa untuk ke Bangkok di kedutaan Thailand di sini.
Selepas selesai urusan terbabit, Mirjam dan Mechele berjalan pulang ke hotel penginapan mereka di Jalan Pintu Pong, di sini sebelum ditegur oleh seorang lelaki yang menunggang motosikal.
Ketua Polis Daerah Kota Bharu, Assistan Komisioner Azham Othman berkata, lelaki terbabit kemudiannya bersetuju membantu dua wanita itu untuk dibawa ke agensi pelancongan bagi menguruskan perjalanan mereka ke Bangkok, Thailand.
“Lelaki tersebut mengarahkan dua wanita itu menunggu di hadapan kuarters Hospital Raja Perempuan Zainab II (HRPZ II) bagi menunggu rakannya untuk mendapatkan kereta. “Selepas hampir dua jam menunggu, sebuah kereta hitam tiba dan dua lelaki yang salah seorangnya yang dikenali sebagai Harry memaksa dua wanita itu masuk ke dalam kereta dan mereka dibawa ke sebuah banglo yang mengambil masa perjalanan hampir setengah jam,” katanya.
Azham berkata, setibanya di rumah terbabit, Mechele diarahkan naik ke bilik tingkat atas serta menanggalkan pakaian dan dipaksa melalukan seks di luar tabii.
Sementara itu, Mirjam pula diugut oleh abang suspek supaya menanggalkan pakaian dan dirogol bergilir-gilir oleh Harry dan abangnya.
Namun tindakan mereka terhenti, apabila ibu suspek pulang dan terkejut melihat dua wanita itu berada di rumah dan bertindak memarahi suspek sebelum menghantar kedua-dua mangsa ke hotel penginapan mereka semula.
Ekoran tindakan itu, kedua-dua mangsa membuat laporan polis di Ibu Pejabat Polis Daerah (IPD) Pengkalan Chepa bagi mengesan kesemua suspek yang melakukan tindakan tidak bermoral terhadap mereka.
“Kita masih mengenal pasti dua suspek berkenaan selain dua lagi rakan mereka yang turut terlibat dalam kes ini. Perbuatan ini merupakan kesalahan jenayah tidak bermoral malah ia boleh menjejaskan hubungan antarabangsa malah imej negara,” katanya.
Beliau berkata, pihaknya mengharapkan orang ramai yang mempunyai maklumat mengenai kejadian ini, boleh salurkan kepada balai-balai polis terdekat atau boleh menghubungi pegawai Penyiasat Inspektor Wan Nazifah 013-9207970. – Sinar Harian
ReadFull Article ..